KOTA MAGELANG – Guna meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap tata cara pengajuan pengembangan kompetensi serta penghargaan kepegawaian berbasis digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan Monitoring, Evaluasi (Monev), dan Sharing Session Layanan Digital LipenASN dan SLKS pada Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Pengembangan, Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan BKPSDM Kota Magelang ini berlangsung secara daring mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui saluran YouTube BKPSDM Kota Magelang. Sebanyak 264 ASN yang mewakili seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Magelang turut serta berpartisipasi aktif dalam jalannya acara.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM Kota Magelang, Anita Diah Lestari, S.E., M.Ec.Dev. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi teknologi dalam tata kelola kepegawaian modern. “Dengan hadirnya aplikasi LipenASN, kita dapat mengoptimalkan kualitas layanan kepegawaian, khususnya dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Magelang secara lebih transparan, efisien, dan terintegrasi,” tegas Anita.
Fokus utama dalam sesi ini membedah proses bisnis pengajuan layanan pengembangan kompetensi melalui aplikasi LipenASN, yang meliputi Kenaikan Jenjang Jabatan, Tugas Belajar dan Penggunaan Gelar, hingga Fasilitasi Diklat. Selain memaparkan menu layanan yang tersedia, panitia juga menggelar simulasi langsung teknis pengajuan usul diklat agar peserta mendapatkan gambaran rinci mengenai alur administrasi digital tersebut.
Di samping pengenalan sistem LipenASN, BKPSDM turut menyampaikan pemaparan materi terkait progres pengembangan kompetensi (bangkom) ASN yang telah terealisasi sepanjang Semester 1 Tahun 2026, sekaligus menyampaikan proyeksi serta rencana strategis bangkom yang akan dilaksanakan pada Semester 2 mendatang.
Pada paruh kedua acara, pembahasan dilanjutkan dengan materi penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS). Para peserta dibekali penjelasan komprehensif mengenai alur dan persyaratan pengajuan penghargaan, yang disempurnakan dengan simulasi pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) sebagai salah satu dokumen persyaratan utama pengusulan SLKS. (SUG)
